Minggu, 29 Mei 2016

Inilah akibat jika kamu menahan kentut bagi kesehatan tubuh

Kentut bagi sebagian orang, melakukan hal tersebut terutama di depan khalayak ramai merupakan sesuatu yang tabu dan harus dihindari. Namun,bagi sebagian lainnya hal tersebut bisa dianggap sebuah kewajaran.Menurut para ahli sendiri mengatakan, bahwa kentut merupakan bagian alami yang ada pada sistem pencernaan tubuh manusia. Namun kebanyakan orang juga masih sering menahan kentut mereka, disaat gas alami ini ingin keluar dari tubuh. Gas disebabkan oleh udara yang merembes dari darah ke usus, gas dihasilkan oleh reaksi kimia dalam usus atau bakteri yang hidup didalam usus kita.



Penyebab Kentut
   Kentut atau buang gas biasanya ditandai dengan timbulnya rasa mulas yang terjadi diperut. Seseorang yang kentut biasa memberi pertanda :

  • Mengkonsumsi makanan secara berlebihan
  • Berasa ingin buang air besar 
  • Masuk angin
  • Sembelit/ konstipasi
  • Efek samping dari obat-obat tertentu

Akibat menahan kentut
   Dokter mana pun tidak akan pernah setuju apabila ada seseorang yang berusaha untuk menahan kentut, karena jika kamu melakukannya akan berdampak buruk bagi kesehatan sendiri. Para ahli menyatakan bahwa kentut merupakan bagian alami dari sistem pencernaan tubuh, sehingga jika kita berusaha menahannya akan sangat merugikan diri kita sendiri.

Berikut beberapa bahaya sangat bisa timbul karena menahan kentut :

  • Keracunan gas. Kentut bukanlah racun meskipun terkadang ia keluar tanpa kita sadari dan membuat kita malu dihadapan orang lain, akan  tetapi jika kita menahannya maka gas tersebut akan menyebabkan tekanan parsial dalam rongga usus dengan itensitas tinggi dari pada tekanan parsial di dalam darah. Hal tersebut dapat berakibat masuknya gas kedalam pembuluh darah yang terdapat di dinding usus, dan pada akhirnya akan beredar keseluruh tubuh.
  • Memperparah Kondisi sembelit. Penelitian telah menunjukkan bahwa menahan kentut atau gas yang seharusnya keluar, dapat mengakibatkan peningkatan tekanan didalam usus besar yang nantinya bisa menyebabkan terjadinya divertikula (kantung-kantung kecil pada lapisan usus besar). Kadang ini juga bisa memperparah ganguang sembelit yang pada awalnya menjadi penyebab terjadinya kentut.
  • Cepirit. Saat kita menahan kentut terlalu lama, maka akan terjadi akumulasi gas hidrogen sulfida dalam usus. Selain menyebabkan bau yangkian menusuk pada kentut, unsur belerang atau sulfur yang menumpuk juga bisa menimbulkan cepirirt atau keluarnya sedikit ampas tinja. Insiden ini sangat umum dialami orang-orang dengan gangguan pencernaan, yang karena sesuatu dan lain hal terpaksa harus menahan kentut.
  • Kentut semakin berbau menusuk. Seperti penjelasan di atas, bahwa kentut terdiri dari beberapa kumpulan gas seperti hidrogen sulfida, yang mana senyawa tersebut dapat menyebabkan kentut kamu berbau. Apabila seseorang sering menahan kentutu, maka akumulasi dari unsur belerang atau sulfur yang merupakan bagian dari senyawa hidrogen sulfida akan semakain menumpuk, dimana hal tersebut bisa membuat bau kentut semakin tidak sedap atau berbau menusuk saat keluar.
  • Infeksi diverticulosis. Diverticulosis merupakan pembentukkan kantung-kantung kecil pada lapisan usus beasar. kantung-kantung kecil (divertikula) tersebut terbentuk karena adanya peningkatan tekanan pada titik-titik lemah dari dinding usus oleh gas, limbah, atau cair. Jika hal ini terjadi maka bisa menyebabkan sakit parah pada bagian perut, demam, mual, maupun terjadinya perubahan pada kebiasaan buang air besar.
  • Kram pada perut. Kelebihan gas yang terjadi pada salah satu bagian usus, dapat mengakibatkan gangguan kram pada perut. Sehingga penderita merasakan sakit yang melilit pada daerah perut, maupun gejala lainnya.
  • Wasir. Menahan buang gas atau kentut mengakibatkan wasir. Hal ini terjadi  karena adanya gerakan yang berlebihan pada organ dubur pada saat menahan kentut agar tidak keluar. Gerakan tersebut membuat otot-otot  di dubur menegang dan memicu melebarnya pembuluh darah.
  • Perut kembung. Pada bagian perut merupakan suatu gangguan yang membuat penderitannya merasa sangat tidak nyaman, seperti begah dan bersendawa. Gangguan ini terjadi akibat adanya penumpukan gas yang berlebihan pada saluran pencernaan seperti pada lambung dan usus.
  • Menurunnya nafsu makan. Perut kembung atau terjadinya rasa begah di perut membuat keadaan seseorang menjadi sangat tidak nyaman. Ia akan merasa perut terasa penuh. Hal ini bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan.
  • Peritonis. Merupakan peradangan peritoneum, yaitu jaringan yang melapisi dinding bagian dalam perut yang mencangkup sebagian besar organ perut. Gangguan ini terjadi akibat inveksi dari bakteri maupun jamur. selain itu peritonitis juga bisa terjadi akibat adanya luka atau karena adanya infeksi diverticulosis kronis yang menyebabkan tumpahnya limbah yang berasal dari usus. Kondisi ini bisa membuat seseorang harus segera mendapatkan pertolongan medis

                                                 




Akibat menahan kentut yang awalnya sangat dispelekan bisa menjadi berbahaya lho. Untuk itu kamu jangan pernah malu untuk kentut dan berusahalah mencari tempat terbaik untuk kentut,  jangan di tahan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar